Humas Kota Bitung-Sulut Berguru ke Bandung Cara Pengelolaan Website & Majalah


BANDUNG,--  Kreatifitas dan Inovasi Bagian Humas Setda Kota Bandung dalam pengelolaan website dan majalah menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan Humas dan Protokol kota/ kabupaten se-Indonesia.  Termasuk juga bagian Humas & Protokol Setda Kota Bitung, Sulawesi Utara ingin belajar.
Untuk mengetahui seluk beluk pengelolaan website dan majalah internal Pemkot Bandung, Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bitung melakukan studi banding ke Pemerintah Kota Bandung, Selasa (17/7/2018).
Menurut, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bitung, Pingkan Kapoh, kedatangan kami ke Bagian Humas Pemkot Bandung ini ingin belajar alias berguru kepada Bagian Humas Kota Bandung tentang pengelolaan website dan majalah, yang menurut kami sangat menarik.
Dikatakan Pingkan yang disertai pejabat Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Bitung tersebut, mengungkapkan, saat ini pihaknya sudah mempunyai website. "Kami ingin supaya website yang kami kelola bisa lebih maksimal menjadi media komunikasi dengan masyarakat dan juga mitra kerja," katanya.
Pada kesempatan tersebut, rombongan Bagian Humas dan Protokol Kota Bitung mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan website dan majalah Bagian Humas Kota Bandung dari Kepala Sub Bagian Kemitraan Media dan Publikasi, Lilis Yuliani dan Plt. Kepala Sub Bagian Data dan Informasi, Yuyun Yuhaemi.
"Majalah HALO.bdg dan website humas.bandung.go.id dilaunching pada 13 Februari 2018 oleh Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil," ungkap Lilis Yuliani.
Sejumlah kiat pengelolaan website dan majalah Bagian Humas Kota Bandung, diberikan kepada Pingkan dan rombongan. Bukan hanya terkait masalah teknis, tetapi juga terkait sumber daya manusia (SDM). Tandasnya. (hms/red).

Kata Bijak Fakta Bandungraya

Jika kau merasa besar periksalah hatimu mungkin ia sedang bengkak. Jika kau merasa suci periksalah jiwamu mungkin putihnya nanah dari luka nurani. Jika kau merasa wangi periksalah ikhlasmu mungkin ada asap dari amal shalih mu yang hangus terbakar riya.