Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat, Pangdam III Siliwangi : Masyarakat Jawa Barat Dan Banten Adalah Bagian Dari Prajurit Siliwangi

FAKTABANDUNGRAYA.COM, CIMAHI - Peringatan Hari Juang Kartika Ke 73 Tahun 2018, selain sebagai wujud melestarikan nilai kejuangan yang telah dilaksanakan Angkatan Darat dalam pengabdi-annya selama ini kepada TNI, Bangsa dan Negara. Juga harus mampu mengimplementasikan melalui sikap dan perbuatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Hal itu dikatakan Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono, usai melaksanakan upacara peringatan Hari Juang Kartika Ke 73 di Lapangan Brigif 15/ Kujang Siliwangi, Sabtu (15/12-18).

"Ini merupakan wujud melestarikan sejarah perjuangan TNI Angkatan Darat bersama rakyat, atas dasar latar belakang sejarah tersebut, dalam kegiatan peringatan hari juang kartika kami arahkan pada kegiatan bakti sosial, sehingga kegiatan ini betul betul bisa dirasakan oleh masyarakat," jelas Pangdam Siliwangi.

Sesuai Tema Hari Juang Kartika tahun 2018, 'TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat', Pangdam III Siliwangi berharap bahwa kedepan TNI AD bukan hanya melaksanakan seremonial saja, "namun demikian, kita dengan masyarakat harus tetap menyatu," ujarnya.

"Prajurit siliwangi memiliki motto, prajurit siliwangi adalah masyarakat jawa barat dan banten, sebaliknya masyarakat jawa barat bagian dari prajurit siliwangi," ungkap Pangdam.

Sementara, Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi Kol Arh GTH Hasto Respatyo menambahkan, bahwa sesuai tema Hari Juang Kartika ke 73 Tahun 2018, 'TNI Angkatan Darat Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat', merefleksikan perjuangan yang harus dilakukan prajurit TNI AD.

Dirinya menjelaskan bahwa, yang dilakukan TNI AD selama ini dalam mengabdi dan membangun yang diterapkan melalui TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa). "Membangun yang sifatnya sasaran non fisik, diantaranya berupa sosialisasi meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan, pendidikan, pertanian, termasuk juga tentang antisipasi tentang bahaya narkoba, dan itu sudah dilakukan TNI AD melalui pelaksanaan TMMD sebagai implementasi perwujudan membangun non fisik," jelas Kapendam.

"Pada saat hari juang kartika inilah yang bisa direfleksikan, bahwa itulah yang harus kita lakukan untuk masyarakat dan negara," tegasnya.

Lanjut Kapendam, mengabdi bagi TNI  AD sudah sesuai dengan undang undang, sebagai mana tugas TNI diantaranya mempertahankan kedaulatan dan menjaga keutuhan NKRI.

"Disitu diimplementasikan bahwa kewajiban TNI Angkatan Darat mengabdi kepada negara dapat diwujudkan dari kegiatan kegiatan di lapangan. Kalo implementasi dalam pertahanan namanya pemberdayaan wilayah pertahanan, seperti OMP (Operasi Militer Perang) dalam menjaga wilayah pertahanan negara di pulau pulau terluar," terang Kolonel Hasto.

"Kemudian, operasi militer selain perang yaitu berkaitan dengan fungsi binter (pembinaan teritorial), baik bakti kesehatan, bakti sosial, program pembangunan rumah tidak layak huni, termasuk juga yang tengah dilaksanakan oleh kodam III saat ini dalam program citarum harum," pungkas Kapendam III Siliwangi Kolonel Arh GTH Hasto Respatyo. (yad/red)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.