Cegah Luapan Banjir, Satgas Subsektor 21-2 Cileunyi Bersama Warga Dirikan Tanggul Di Sungai Cikeruh

FAKTABANDUNGRAYA.COM, BANDUNG - Satgas Sektor 21 Subsektor 2 Cileunyi, bersama warga membangun tanggul di pinggir sungai Cikeruh, yang berlokasi di kampung Pintu Aer, desa Rancaekek Kulon, Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (19/2/19).

Pembuatan tanggul dengan panjang sekitar 50 meter, dan tinggi 2 meter ini, dibuat oleh Satgas Citarum dan warga dengan alasan untuk mencegah dan mengurangi debit banjir yang masuk ke pemukiman kampung pintu aer, desa Rancaekek Kulon.

"Kerja bakti pembuatan tanggul untuk mengurangi luapan banjir yang masuk ke pemukiman warga saat hujan deras, tepatnya warga di kampung pintu aer, Rt 05, Rw01, desa Rancaekek Kulon," ujar Dansubsektor 21-2 Serka Ahmad Jamroni.

Pembuatan tanggul, kata Serka Ahmad, melibatkan semua pihak, baik dari pengurus Rt/Rw kampung pintu aer, Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama setempat. Tanggul dibuat dari tumpukan karung yang berisi tanah yang disusun dibibir sungai.

"Pengerjaan pembuatan tanggul dimulai hari ini (Selasa) dengan melibatkan warga sekitar bantaran, mulai dari pengurus Rt dan Rw hingga tokoh agama dan masyarakat," katanya.

"Dengan banyaknya dukungan dari masyarakat, target pengerjaan selama dua hari (hari ini dan esok). Besok insyaallah sudah selesai," imbuhnya.

Serka Ahmad Jamroni juga menambahkan bahwa, ini adalah tanggul kedua yang dibuat oleh satgas dan warga, setelah sebelumnya pembuatan tanggul serupa pernah dibangun oleh Dansubsektor 21-2 sebelumnya, Serma Agus Gustomi. Untuk pembuatan tanggul kali ini, lanjut Serka Ahmad, menghabiskan 200 kantong atau karung, sementara tanah yang digunakan sebagai isi karung diambil dari kebun milik warga, pungkasnya. (Cuy).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.