Satgas Sektor 21 Sosialisasi Citarum Harum, Lurah Melong Optimis Persoalan Lingkungan Bisa Teratasi

FAKTABANDUNGRAYA.COM, CIMAHI - Satgas Citarum Harum Sektor 21 melaksanakan sosialisasi Program Citarum Harum TA 2019
di Balai Kelurahan Melong Kecamatan Cimahi Selatan. Kegiatan sosialisasi kali ini ditujukan kepada pengurus RW, RT, Tokoh mayarakat,  dan LPM Kelurahan Melong, Selasa, (18 juni 2019).

Deden Hidayat selaku Lurah Melong yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi apa yang selama ini sudah dilakukan satgas citarum harum, khususnya sektor 21 melalui sosialisasi ini.

"Kita sama, kami pun dari kelurahan melong mendukung penuh dan mengucapkan apresiasi kepada satgas citarum selama ini, kita telah bersama sama bagian 3 pilar ini, dan alhamdulillah, meskipun memang untuk (mengatasi) banjir di melong sampai saat ini masih diupayakan," ujarnya.

Beberapa upaya yang sudah dilakukan, kata Deden, terutama oleh satgas citarum harum. "Sekarang sungai sungai yang tadinya cukup kotor alhamdilillah sudah bagus," ucapnya.

"Dan kita terus barulangkali mendukung kegiatan kegiatan citarum ini, bahkan kami sudah sosialisasi kepada para (ketua) rw. Insya Alloh nanti ada beberapa program kegiatan untuk menormalisasi sungai cikendal dan cibaligo, Insya Allah dalam waktu dekat," ungkapnya.

"Eksekutornya satgas citarum harum, pengerukan sedimentasi di sungai cimahi, itu paling tidak ketika hujan datang air akan mengalir dan langsung ke lepas (mengalir) ke kabupaten bandung," sambungnya.


Di Kelurahan Melong, lanjut Deden, terdiri dari 36 Rw dan 191 Rt, merupakan wilayah yang banyak penduduk juga memiliki permasalahan kurangnya kecukupan lahan untuk menampung air ketika turun hujan.

"Kita dari pemerintah ingin pembebasan lahan, paling tidak mengurangi debit air ketika hujan di Rw 2. Alhamdulillah sampai saat ini memang kita  sudah upayakan itu, tapi memang belum terealisasi sepenuhnya. Makanya kami mohon juga dukungan terutama kepada Satgas citarum harum untuk terus membantu, mendorong supaya kita bisa mmbebaskan lahan yang sudah digulirkan oleh walikota paling tidak kita mempunyai kolam retensi untuk menjadi parkir sementara air ketika hujan, supaya dampaknya tidak terlalu banjir ke Rw 2," terangnya.

Sementara untuk masalah yang tak kalah penting adalah permasalahan sampah. Secara general, ujar Deden, mungkin belum sepenuhnya sampah bisa diatasi karena kami belum punya tempat sampah reprensetatif, "hanya usaha usaha yang kami lakukan terutama dari pemerintahan daerah itu sudah memberikan tong sampah,  terutama ke 36 rw dan 191 rt alhamdulilah sudah kita upayakan," jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan semangat dan optimisme dalam mengatasi persoalan lingkungan di wilayah Kelurahan Melong.

"Kami akan terus memberikan dukungan kepada satgas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya masyarakat melek terhadap sampah paling tidak bisa dipilah di warganya ataupun dirumah tangga masing masing. Sehingga ketika masuk ke tempat sampah atau pun ke pembuangan sampah sementara tidak terlalu banyak, paling tidak sudah ada sampah organik atau non organik sudah dipilah di warga," harapnya.

"Kami bersama Satgas Citarum Harum akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, kita terus upayakan door to door," pungkasnya. (Cuy/rls).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.