Sosialisasi Citarum, Dansektor 11 : Generasi Muda Harus Ikut Berperan Aktif Merubah Mindset dan Perilaku Lingkungan

CIPATAT, faktabandungraya.com,--- Komandan Sektor 11 Satgas Citarum Harum mengajak para generasi muda, khususnya siswa sekolah untuk ikut berperan aktif dalam mewujudkan percepatan pengendalian pencemaran DAS Citarum.

"Adik adik adalah generasi bangsa, merubah suatu bangsa tergantung dari generasi mudanya. Salahsatunya dengan menjadi bagian dalam merubah mindset dan perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungan," ujar Dansektor 11 Kol Caj Firman Aidil saat memberikan pemaparan sosialisasi program Citarum Harum di SMKN 1 Cipatat, Rabu (31/7/19).

Peran aktif siswa, kata Kolonel Firman Aidil, dapat dilakukan mulai dari diri sendiri, dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan. Mengaplikasikan dan menyampaikan perilaku hidup bersih di mulai dari lingkungan keluarga dan sekolah.

"Peran aktif lainnya, ketika melihat ada orang lain atau ada pihak yang mencemari lingkungan, adik adik mungkin tidak dapat mencegah namun bisa melaporkan kepada satgas, itu menunjukan anak muda yang aware (peduli) terhadap lingkungan," tutur Dansektor 11.


Dalam kesempatan itu, Kol Caj Firman Aidil juga menyampaikan secara detail tentang kondisi pencemaran DAS Citarum dan upaya yang sudah dilakukan satgas Citarum. "Hal itu penting disampaikan, agar menjadi tambahan wawasan siswa juga meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menjaga lingkungan," ungkapnya.

Kegiatan sosialisasi program citarum harum yang diikuti puluhan siswa kelas X dan XI, juga diisi materi PHBS (Pola Hidup Bersih Sehat) yang disampaikan oleh Ibu Rusmini dari petugas Kesling (kesehatan keliling) Puskesmas Cipatat. Tentang pemilahan sampah (reuse, reduce, dan recycle). Menyampaikan dampak dari pencemaran sampah dan serta sosialisasi pentingnya ketersediaan septictank di setiap rumah.

Sementara, Kepala Sekolah SMKN 1 Cipatat diwakili oleh Wakil Kepala Sekolah Asep Suherman SIP., MSi,. menyambut baik kegiatan sosialisasi ini sebagai upaya dini berperan serta aktif, menjaga dan mencintai sungai. Selain memberikan wawasan lingkungan kepada siswa, pihak sekolah juga berharap satgas citarum dapat melakukan kerja bareng dengan siswa.

"Kami berharap TNI (satgas) manunggal bersama siswa sekolah, melalui penanaman pohon untuk penghijauan, juga kegiatan lain yang mendukung program citarum," ujarnya.

SMKN 1 Cipatat saat ini memiliki 450 siswa, pihak sekolah berencana akan melakukan penghijauan di lingkungan sekolah. "Disini ada program penghijauan, 20 persen lingkungan sekolah dengan penanaman pohon. Setiap siswa nantinya punya kewajiban mengurus dan merawat pohon, baik tanaman keras atau tanaman buah yang nanti akan ditanam," terangnya.

Ditempat yang sama, Pelda Hadiat Kuswanto selaku Komandan Kompi 3 menyampaikan bahwa selama ini keberadaan kompi 3 konsentrasi melakukan penanggulangan permasalahan DI (Daerah Irigasi) Pasirangin, khususnya yang mengairi lahan pesawahan di desa Sumurbandung, Kertamukti dan Sarimukti.

"Penanggulangan permasalahan sampah, sedimentasi hingga pembuatan septictank juga merupakan bagian dari rencana aksi di kompi 3," ujarnya.

Dirinya berharap, keterlibatan dan peran aktif siswa sekolah di wilayah Sarimukti dibutuhkan guna mempercepat penanggulangan permasalahan dan pencemaran DAS Citarum.

"Saya berharap dimulai dari usia dini, tak usah jauh jauh dalam menjaga lingkungan, tapi dimulai dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekolah," tandasnya. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.