Bangkitkan Kesadaran Lingkungan, Satgas Sektor 11 Akan Libatkan Siswa Menengah Karya Bakti Bersama

CIPATAT, faktabandungraya.com,--- Sosialisasi program citarum harum oleh Satgas Citarum Sektor 11 dilakukan di lingkungan pendidikan di SMK Taruna Harapan Cipatat, Jalan Raya Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (8/10/19). Selain siswa SMK Taruna Harapan, kegiatan sosialisasi kali ini diikuti oleh siswa SMPN 1 Cipatat.

Dansektor 11 Kol Caj Firman Aidil diwakili Komandan Kompi 1 Kapt Kav Rifai Lubis menjelaskan kondisi dan permasalahan yang terjadi di sungai citarum yang memiliki panjang aliran 269 Kilometer kepada 100 siswa yang mengikuti sosialisasi.

Dikatakan Kapt Rifai Lubis, untuk merevitalisasi sungai Citarum dibutuhkan penanganan bersama dari semua unsur, TNI sebagai satgas citarum yang bertugas mengembalikan ekosistem dan kelestarian daerah aliran sungai membutuhkan kerjasama dengan semua stakeholder dan elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa hingga tingkat rukun warga.


Untuk di lingkungan sekolah, sosialisasi ditujukan agar para pelajar atau siswa mengenal dan peduli terhadap lingkungan, khususnya kelestarian sungai.

"Tadi ada permintaan dari pihak sekolah yang menginginkan ikut terlibat kegiatan di lapangan, nanti akan saya koordinasikan ke komandan sektor. Kami akan atur jadwal, tapi diluar jam belajar untuk bersama sama dengan satgas melakukan karya bakti," ujar Kapten Rifai Lubis.

"Ini juga berguna bagi para pelajar untuk mengenal lingkungan dan membangkitkan peduli di lingkungan di sekitarnya," tambah Kapten Rifai.

Di dalam kegiatan tersebut, Kapten Rifai Lubis menerangkan beberapa kegiatan yang sudah berhasil dikerjakan untuk menangani permasalahan dan pencemaran DAS Citarum. Mulai dari penanganan pencemaran eceng gondok, sedimentasi, saluran irigasi, dan sampah domestik (rumah tangga).

Untuk pencemaran eceng gondok sudah 561 ribu meter kubik, pengerukan sedimentasi sebanyak 23.600 meter kubik, dan sudah berhasil mengumpulkan 73.115 Kilogram, dan 111.863 meter perbaikan saluran irigasi.

"Untuk pencemaran limbah lindih sampah TPA Sarimukti, saat ini sudah sedikit berkurang. Kita terus berkoordinasi dengan pihak pengelola TPA, saat ini pencemaran sudah banyak berkurang, meski kita sadari ini belum sepenuhnya maksimal," pungkas Kapten Kav Rifai Lubis. (Cuy).

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.