Dapati Buang Limbah Keruh, Satgas Sektor 21 Lokalisir Lubang IPAL Pabrik di Lagadar

MARGAASIH, faktabandungraya.com,--- Temukan buang limbah tidak sesuai dari saluran pembuangan pabrik tekstil di sungai Babakan berlokasi di kampung Sayuran, RW 03 desa Lagadar. Satgas Sektor 21 lakukan tindakan tegas dengan melokalisir saluran pembuangan limbah cair milik PT Pulau Mas Texindo, Jalan Raya Nanjung, Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (21/10/19).

Tindakan ini dilakukan satgas citarum berdasarkan hasil patroli sunvai rutin harian Satgas Citarum Sektor 21. Awal temuan sekitar pukul 11.30 WIB, Satgas Subsektor 21-13 Cimahi selatan mendapati limbah cair berwarna keruh (kekuningan) dari lubang pembuangan (outfall) PT Pulau Mas Texindo.

Atas dasar temuan di lapangan, Satgas Subsektor 21-13 bersama Satgas Subsektor 21-11 Lagadar menindaklanjuti dengan melakukan sidak ke IPAL Pabrik yang menghasilkan limbah cair 1000 meter kubik perhari.

Setelah dilakukan sidak ke lokasi IPAL, fish pond (kolam ikan) yang biasa digunakan satgas sebagai parameter sebelum outlet pembuangan. Pihak pabrik hanya menyediakan akuarium, itupun tidak berjalan optimal, ujar Andri, salahsatu anggota satgas Citarum Subsektor 21-13.


Sebelum melakukan penutupan (lokalisir) lubang pembuangan limbah cair PT Pulau Mas Texindo, Satgas menjelaskan ke pihak perusahaan yang diwakili kepala pabrik (Subroto) dan 4 perwakilan dari serikat pekerja yang ada di pabrik tersebut.

Dijelaskan bahwa, tindakan ini sesuai Perpres 15 tahun 2018, satgas berhak melokalisir lubang pembuangan limbah cair pabrik yang mengeluarkan limbah kotor. Hal ini sebagai upaya mengembalikan ekosistem DAS Citarum.


Dijelaskan satgas kepada perwakilan serikat pekerja, bahwa penutupan ini hanya bersifat sementara, dan untuk jangka waktu penutupan ini tergantung dari pihak/manajemen perusahaan dalam membenahi pengolahan limbah industri agar tidak mencemari lingkungan. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.