PT Pulau Mas Texindo Akan Tetap Jaga Komitmen Bersama Satgas Citarum

CIMAHI, faktabandungraya.com,--- Komandan Sektor 21 Satgas Citarum Kol Inf Yusep Sudrajat kembali menginspeksi salahsatu perusahaan tekstil yang berada di wilayah desa Lagadar, Margaasih Subsektor 21-11. Yakni PT. Pulau Mas Texindo yang berlokasi di Jalan Raya Nanjung, KM 2,2, Margaasih, Kabupaten Bandung.

Dansektor 21 ingin memastikan instalasi dan hasil pengolahan limbah di perusahan sesuai apa yang diharapkan satgas Citarum. Sebelumnya, pada minggu lalu (21/10/19), lubang pembuangan limbah perusahaan ini terpaksa dilokalisir satgas citarum sektor 21, lantaran kedapatan membuang limbah dalam kondisi masih belum sempurna.

"Sesuai Perpres (No.15 Tahun 2018) sektor 21 satgas Citarum harum ini jelas, untuk mengembalikan secara cepat ekosistem di DAS Citarum. Maka sampai hari ini, kita tetap konsisten melakukan kegiatan pengawasan tersebut", tegasnya.

Dijelaskan Kolonel Yusep, pengecekan ini sekaligus pembukaan lokalisir (cor-coran) yang menutup lubang pembuangan limbah. "Karena hasilnya sudah bagus, makanya hari ini kita buka cor coran terbebut, supaya PT ini bisa melakukan kegiatan kembali. Barusan kita lihat hasil olahannya sudah bagus dan di outlet/bak penampungan pembuangan terakhir ada ikan mas hidup, dan itu artinya sudah aman," terangnya.

Saya berharap, lanjut Yusep, hasil ini tetap menjadi komitmen dan akan dilakukan terus seperti ini, sehingga apa yang diperintahkan oleh Perpres akan bisa terlaksana dengan baik. "Saya ucapkan terima kasih kepada pak Irwan (pimpinan PT Pulau Mas) atas kerjasamanya, karena memang ini perlu kerjasama, perlu kesadaran terutama pemilik pabrik ini," ungkapnya.

"Kami paham tidak sedikit dana yang telah dikeluarkan oleh pihak perusahaan untuk mengelola IPAL bisa seperti ini, tapi ini kewajiban. Kalau memang ingin melanjutkan kegiatan di bidang tekstil, ya lingkungan juga harus bersih. Tapi juga harus win semua, jangan hanya pabrik saja, tapi semua harus menang. Pabrik menang, lingkungan menang, karyawan juga bisa kerja disitu dan pengusaha juga harus ada untung disitu," tuturnya mengakhiri.

Di tempat yang sama, Irwan selaku pemilik atau pimpinan PT Pulau Mas Texindo mengungkapkan bahwa, "apa yang telah disampaikan barusan oleh Dansektor kita akan melakukan komitmen itu," ucap Irwan.

Dikatakan Irwan, pihaknya kemarin memang ada dinilai kurang sempurna dalam pengolahan, sehingga dilakukan penutupan saluran pembuangan beberapa waktu lalu. Beberapa hari ini kita melaksanan pengoptimalan dalam pengolahan, sehingga hasilnya seperti yang barusan kita lihat bersama sama.

"Kami dari pihak perusahaan akan menjaga komitmen yang sudah kami buat, tentunya seperti yang dikatakan pak Yusep, kita semua harus menang. Perusahaan harus untung, lingkungan juga harus terjaga dan karyawanpun bisa bekerja dengan tenang,"tandasnya. (Cuy) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.