Resmikan SPALDT di Kelurahan Utama, Wali Kota Cimahi dan Dansektor 21 Saling Puji

CIMAHI, faktabandungraya.com,--- Wali Kota Cimahi Ir. H. Ajay M. Priatna dan Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat hadiri acara peresmian SPALDT (Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Terpadu) di kampung Hujung, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Jumat siang, (13/3/2020).

Dalam kesempatan tersebut, keduanya nampak saling memuji satu sama lain. Hal itu disampaikan oleh keduanya saat memberikan kata sambutan di hadapan para perangkat kewilayahan dan warga yang menghadiri peresmian.

Lebih dulu memberikan kata sambutannya, Wali Kota Cimahi Ajay Priatna menyampaikan bahwa permasalahan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui pembangunan SPALDT diharapkan dapat mengatasi salahsatu permasalahan lingkungan di wilayah Kota Cimahi.

Dengan dibangunnya SPALDT Tahun Anggaran 2019 di beberapa titik di wilayah Kota Cimahi, akan mengurangi dampak pembuangan limbah domestik warga ke aliran sungai.

Dirinya menyebut, keberadaan industri di wilayah Kota Cimahi memiliki dampak positif dan negatif. Positifnya, mampu menyerap lapangan pekerjaan, namun hal negatif nya, ketika industri tidak memperhatikan lingkungan dengan membuang limbah cair tidak sesuai (parameter) ke sungai.

Namun, dengan kehadiran satgas citarum awal 2018, melihat kinerja yang ditunjukkan oleh Satgas Citarum Sektor 21 dibawah komando Dansektor Kol Inf Yusep Sudrajat. Saat ini pelaku industri di Kota Cimahi mulai terlihat lebih baik, menuju perbaikan bersama guna menjaga lingkungan dari pencemaran.

Tidak hanya limbah industri yang menjadi sumber pencemaran sungai, limbah domestik juga menjadi salahsatu sumber pencemaran sungai. Mudah mudahan, "ini menjadi salahsatu upaya kita mendukung program citarum harum, dengan mengatasi permasalahan limbah domestik warga," ujarnya.

Dirinya juga optimis, dalam beberapa tahun ke depan, melalui SPALDT, Kota Cimahi akan terbebas dari pencemaran limbah domestik.

Sementara, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat dalam kesempatan memberikan kata sambutannya. Menurutnya, Pemerintah Kota Cimahi merupakan salahsatu pemda yang paling responsif dalam mendukung program citarum harum.

Ungkapan itu sepertinya bukan tanpa alasan, pasalnya Satgas Citarum Sektor 21 bertugas meliputi 3 wilayah Kabupaten Kota, diantaranya Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang.

Selain pembangunan SPALDT yang masif dibangun di Kota Cimahi, program pendukung lainnya seperti Zero Waste dengan penggunaan Tumbler dan Misting mulai dari lingkungan sekolah, juga sudah memberikan tempat seluas 5 hektar bagi Satgas Citarum Sektor 21 yang digunakan sebagai Subsektor pembibitan.

"Ini respon yang bagus dari Kota Cimahi. Untuk program sanimasi, kota cimahi membangun 43 titik sanimasi," ungkapnya.

"Terimakasih juga kepada Pemkot Cimahi karena sudah memberi tempat bagi satgas, di Cipageran yang digunakan sebagai barak satgas dan pembibitan diatas lahan seluas 5 hektar. Nantinya lahan seluas itu akan kita hijaukan, untuk menjaga Cimahi dari bencana longsor," harapnya. (Cuy)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.