Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Hasbullah : Untuk Angkut Sampah, Bisa Saja Pemprov Jabar Berikan Bantuan Armada Dumtruck Besar dan Tertutup

M.Hasbullah Rahmat, S.PdM.Hum , Anggota Pansus II DPRD Jabar dari FPAN (foto:husein).

BANDUNG, Faktabandungraya.com,---  Guna membantu Pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah wilayah kota/ kabupaten Bandung Raya dan Kab.Sumedang dan Garut, maka Pemerintah provinsi Jabar membangun TPPASR Legok Nangka.

Lokasi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah Regional (TPPASR) Legok Nangka berada di kawasan Nagreg Kab. Bandung. Jalan menuju le TPPAS tersebut menanjak, maka harus menggunakan Armada Dumtruck yang besar.

Menurut anggota Pansus II DPRD Jabar M.Hasbullah Rahmat, S.Pd, M.Hum, tentunya menjadi persoalan bagi 6 kab/kota yang membuang sampahnya ke TPPASR Legok Nangka. Sudah lokasi lumayan jauh, armada dumtruck sampah yang dimiliki mereka ukurannya middle dan  banyak berupa bak terbuka.  Ini tentunya menjadi persoalan.

Hal ini, disampaikan oelh Pemda Kab/kota se Bandung Raya kepada Pansus II saat kita melakukan kunjungan kerja di kantor Pemda masing-masing, ujar Hasbullah saat ditemui diruang  gedung DPRD Jabar.

Apakah memungkinkan Pemprov Jabar memberikan bantuan keuangan atau berupa armada dumtruck sesuai dengan spesipikasi yang ditentukan oleh Dinas LH Jabar ?...  

Hasbullah mengatakan, Ya, sangat memungkinkan, bahkan memang itu salah satu solusinya.

Kita sangat memaklumi keluhan persoalan dumtruck yang disampaikan mereka, karena posisi TPPASR Legok Nangka itu secara eksisting jalannya menanjak, tentunya dibutuhkan armada baru dan besar dengan bak tertutup.  Sedangkan armada pengangkut sampah yang dimiliki Kab/kota sudah tua-tua dan kapasitas menengah (middle). Ini tentunya problem lagi kalau tidak dibantu, ujar Hasbullah yang juga anggota Komisi IV DPRD Jabar ini.

Dikatakan, dengan armada dumtruck yang memiliki kapasitas besar, tentunya dalam sekali jalan dapat mengankut sekian ton sampah. Hal ini seperti armada dumtruck sampah yang dimilki oleh DKI Jakarta, besar-besar dengan bak tertutup. Sehingga sampah-sampah tidak berceceran di jalan, ujarnya.

Bantuan armada Dumtruck untuk 6 kabupaten/ kota tersebut bisa saja kita anggarkan bertahab, sesuai dengan kemampuan keuangan APBD Jabar.

Tinggal kebijakan pak Gubernur bersama TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) Jabar  dengan Badan Anggaran DPRD Jabar.  Duduk barang, menghitung kemampuan keuangan daerah untuk menganggarkan bantuan dumtruck sampah.

Kan masa Jabatan pak Gubernur masih ada tiga tahun lagi nich, jadi bisa dicicil, misalkan pertahun pertama sebanyak tahun 12 unit armada untuk 6 kab/kota, tahun berikut diangarkan lagi 12 unit dan tahun ketika 12 unit lagi. Jadi secara keseluruhan ada 36 unit Armada  untuk 6 kab/kota tersebut, dengan masing-masing daerah mendapat 6 unit.

Dengan demikian, dengan adanya bantuan armada baru yang memiliki kapasitas besar dengan bak tertutup, telah membantu Kabu/kota dalam mengangkut sampah di TPS (tempat Pembuangan Sementara) yang ditampung oleh Kab/kota sebelum diangkut dan dibuatng di TPPASR Legok Nangka.

Bagaimana dengan armada dumtruck middle yang telah mereka miliki ?... dumtruck middle tersebut tetap dapat dioperasionalkan, yaitu untuk mengangkut sampah dari TPS yang ada dilingkungan masyarakat ke tempat penampungan sementara yang lebih luas atau stasion antara. Selanjutnya, dibawa oleh dumtruck besar ke TPPASR Legok Nangka, tandasnya. (adikarya/husein).