Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Link Banner

Jadi Objek Wisata Air, Hasbullah : Revitalisasi Situ Rawa Kalong-Depok Habiskan Anggaran Rp.20,5 M

Anggota Komisi IV DPRD Jabar H.M.Hasbullah Rahmat, S.Pd, M.Hum dari Fraksi PAN ( foto:dok.husein). 

Kota DEPOK, Faktabandungraya.com,--- Kota Depok merupakan etalase atau pintu Jawa Barat karena berbatasan langsung dengan DKI Jakarta. Bahkan, di Kota Depok ada perguruan tinggi Universitas Indonesia (UI), ada Masjid Kubah Emas, selain itu ada Situ Rawa Kalong yang sudah lama menjadi kawasan objek wisata air.

Sebagai kawasan objek wisata air, pada tahun anggaran 2021, DPRD Jabar menyetujui plot anggaran untuk penataan/ revitalisasi kawasan wisata air Situ Rawa Kalong sebesar Rp.20,5 miliar . Nantinya  akan menjadi salah satu distinasi kebanggaan bagi warga Kota Depok.

Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat M Hasbullah Rahmat membenarkan bahwa dalam APBD Jabar  2021, sudah dianggarkan sebesar Rp 20,5 miliar untuk revitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong yang terletak di Kota Depok tersebut sebagai kawasan Wisata Air.

Kita harapkan, Situ Rawa Kalong selasai di revitalisasi dan dilakukan penataan dapat menjadi salah satu disnati wisata baik masyarakat kota Depok maupun masyarakat dari kota Depok.

 Namun, yang lebih penting, tujuan dilakukan revitalisasi Situ Rawa Kalong tersebut, untuk dapat menenuhi kebutuhan akan air bagi pertanian (Jaringan Irigasi Pertanian). Bahkan dapat juga sebagi kebutuhan rumah tangga/ air baku, ujar Hasbullah saat dihubungi Faktabandungraya.com, Kamis (21/10/2021).

Dikatakan, sebenarnya Situ Rawa Kalong sudah lama dijadikan sebagai objek wisata air, namun kurang terurus dan tertata. Nah, sekarang kita dorong Pemprov Jabar untuk dilakukan revitalisasi.

Kondisi air Situ Rawa Kalong beberapa puluh tahun kebelakang, airnya cukup bening dan menjadi sumber  kehidupan bagi masyarakat kota Depok, terutama yang tinggal disekitar Situ Rawa Kalong.  Namun, berhubung kurang terurus dan dijadikan tempat usaha ternak ikan (jaramba terapung), akhirnya, air Situ Rawa Kalong menjadi keruh dan sedikit bau. Sehingga, masyarakat hanya memanfaatkan air dari Situ Rawa Kalong hanya untuk kebutuhan pertanian semata, ujar Legislator Jabar dari Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi ini.

Adapun terkait kucuran dana dari APBD Jabar 2021 sebesar 20,5 Miliar untuk merevitaliasi dan menata kawasan Situ Rawa Kalong, sebenarnya sudah pernah dianggarankan dalam APBD Jabar tahun 2020 kemarin sebesar Rp.32 miliar.

Namun, anggarannya dilakukan refocusing / realokasi untuk kebutuhan penanganan covid-19 di Jabar, sehingga dari Rp.32 M menjadi Rp.4,5 Miliar. Nah, pada APBD Jabar 2021 ini, kita anggarkan lagi sebesar Rp.20,5 miliar.

“Kita berharap, semoga Pemerintah Jabar tidak lagi menurunkan/ memotong anggaran untuk revitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong”, ujar legislator Jabar dari Fraksi PAN ini.

Lebih lanjut, Hasbullah mengatakan, keberadaan Situ Rawa Kalong sebenarnya dapat mengaliri air ke persawahan seluas 2100 hektar, Namun, berhubung jaringan irigasi yang dimulai dari Situ Rawa Kalong  menuju ke persawahan banyak dalam kondisi rusak (Rusak Ringan, Sedang dan Berat), sehingga banyak keluhan disampaikan oleh masyarakat petani ke kita (DPRD Jabar).

Untuk itu, DPRD Jabar bersama pemprov Jabar  melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), berupaya membenahi/ merevitalisasi dan penataan Situ Rawa Kalong termasuk juga jaringan irigasinya.   

"Kami terharap sesungguhnya masing - masing UPTD memberikan satu Daerah Irigasi tuntas untuk merealisasikan Jabar sebagai lumbung padi nasional , kalau itu terwujud maka Jawa Barat sebagai daerah pertama dengan jumlah penduduk 20% lebih dari penduduk Indonesia yang bisa berkontribusi kepada pembangunan secara nasional, tandasnya. (adikarya/husein).