Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Sampah Menumpuk Bau Menyengat, Mengancam Kesehatan Masyarakat dan Citra Kota Bandung

Senin, 31 Oktober 2022 | 23:27 WIB Last Updated 2022-10-31T16:27:56Z
Klik
Tumpak sampah di TPS Pasar Sederhana  sampai kebahu jalan 



BANDUNG, Faktabandungraya.com,-- Pengamat Kebijakan lingkungan dan Politik Universitas Padjajaran Yusa Djuyandi, mengatakan, persoalan sampah di Kota Bandung seolah tidak ada penyelesaian yang kongkrit.  Tumpukan sampah masih terlihat dibeberapa sudut kota Bandung yang membuat pemandangan dan aroma tidak sedap.

Persoalan sampah ini bisa berdampak buruk kepada kesehatan dan citra kota Bandung itu sendiri. Untuk itu dalam  menangani sampah bukan hal yang sederhana tetapi harus dilakukan dengan maksimal.

Kota Bandung merupakan kota besar dengan pertumbuhan penduduk terus bertambah, sehingga secara jumlah buangan sampah juga meningkat. Untuk itu, sudah seharusnya pemerintah kota Bandung  dalam penanganan persoalan sampah harus menjadi skala prioritas utama.

Selain itu, sudah seharusnya juga Pemerintah kota Bandung responsif dan berperan aktif dalam menyelesaikan masalah sampah jangan sampai ada komplen dari masyarakat soal penanganan sampah, tegas Yusa.

Yusa juga menyampaikan,  dalam menciptakan good government,  Pemkota Bandung melalui program Kang Pisman merupakan salah satu upaya penanganan Sampah.  Namun, ternyata Progam Kang Pisman yang di gencarkan Pemerintah Kota Bandung masih kurang efektif. Hal ini, terbukti, masih bayak ditemukan di beberapa tempat  pembuangan sementara (TPS) sampah masih menumpuk.

Tumpukan sampah di TPS tidak boleh dibiarkan berlama-lama menumpuk, karena sampah sangat berbahayabagi kesehatan masyarakat dan mencemari lingkungan.  Bahkan, dampak luasnya  akan merusak Citra Kota Bandung sendiri.

“Kita semua tentunya tidak ingin peristiwa Bandung Lautan Sampah pada tahun 2005 lalu, terulang kembali dan manjadi Bandung Lautan Sampah jilid II”, tegas Yusa.  

Salah seorang petugas di TPS Sederhana membenarkan sampai dengan saat ini belum ada pengangkutan. Namun ia pun tak menjelaskan alasan tentang keterlambatan armada pengangkut yang biasanya rutin beroperasi.

Biasanya, sampah di TPS Pasar Sederhana diangkut sekali atau dua kali dalam seminggu, namun, kini sudah  sudah beberapa hari belum juga diangkut, sehingga bau tidak menyengat sangat mengganggu masyarakat yag jualan maupun pembeli.

Belum lagi dimusim hujan ini, air limbah sampah mengalir ke jalan, yang sudah barang tentunya sangat membahayakan kesehatan dan mengganggu lingkungan, ujarnya.

Terkait, permasalahan sampah ini, sudah seharusnya Wali kota dan Sekdakot Bandung melakukan evaluasi terhadap kinerja Dinas LHK.   (tim).

×
Berita Terbaru Update