![]() |
| Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah kunjungi USB SMAN 1 Sidamulih Pangandaran |
Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa
Barat Siti Muntamah menyampaikan harapan agar SMAN 1 Sidamulih dapat menjadi solusi
bagi lulusan SMP di wilayah Sidamulih dan sekitarnya, khususnya dengan
mengakomodasi lulusan dari 11 sekolah penyangga yang selama ini terkendala
jarak ke sekolah menengah atas.
“Keberadaan SMAN 1 Sidamulih
diharapkan memberikan kemudahan akses pendidikan bagi masyarakat. Selama ini,
jarak menjadi kendala utama bagi lulusan SMP untuk melanjutkan pendidikan ke
jenjang SMA,” ujar Siti Muntamah.
Ia menjelaskan, SMAN 1 Sidamulih
dibangun di atas lahan seluas tiga hektare, yang secara fisik dinilai cukup representatif
untuk pengembangan sekolah ke depan. Namun demikian, hasil peninjauan Komisi V
menemukan sejumlah kendala operasional yang perlu segera ditangani.
Akses Jalan dan Tenaga Pendidik
Jadi Catatan
Salah satu persoalan mendesak yang
disoroti Komisi V adalah kondisi akses jalan menuju sekolah yang masih sempit
dan belum memadai untuk aktivitas siswa dan tenaga pendidik.
“Akses jalan harus segera
diperlebar dan diperbaiki agar aman dan layak dilalui siswa. Ini menjadi
catatan penting bagi pemerintah daerah,” katanya.
Selain itu, hingga saat ini SMAN 1
Sidamulih belum memiliki kepala sekolah, tenaga pengajar, maupun tenaga
kependidikan lainnya. Sarana dan prasarana pendukung pembelajaran juga masih
terbatas, bahkan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) belum tersedia
karena status sekolah yang masih baru.
Menanggapi kondisi tersebut, Komisi V DPRD Jawa Barat mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk segera memberikan dukungan anggaran dan kebijakan percepatan agar sekolah dapat beroperasi optimal pada tahun ajaran 2026.

Pimpinan dan anggota Komisi V foto bersama usai meninjau SMAN 1 Sidamulih
“Kami meminta dukungan khusus dari
Pemerintah Provinsi Jawa Barat, terutama Dinas Pendidikan, untuk percepatan
penempatan kepala sekolah dan guru. Dengan begitu, saat penerimaan peserta
didik baru, proses belajar mengajar sudah bisa langsung berjalan,” tegas Siti
Muntamah.
Komitmen Pengawalan Hingga
Beroperasi Optimal
Komisi V DPRD Jawa Barat menegaskan
komitmennya untuk terus mengawal pembangunan dan kesiapan USB SMAN 1 Sidamulih
agar benar-benar menjadi fasilitas pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat
Pangandaran. Kehadiran sekolah ini juga diharapkan mampu meningkatkan angka
partisipasi sekolah di Jawa Barat, khususnya di wilayah selatan.
“Kami ingin memastikan USB ini
tidak hanya berdiri secara fisik, tetapi juga siap beroperasi secara optimal
demi masa depan pendidikan anak-anak Pangandaran,” pungkasnya. (*/red).
.jpeg)