Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ekonomi Bandung Tumbuh 5,3 Persen, Farhan Optimistis Kejar Target 8 Persen pada 2029

Senin, 09 Februari 2026 | 23:29 WIB Last Updated 2026-02-10T16:34:38Z
Klik
Wali kota Bandung Farhan mendampingi Wamendagri Bima Aria saat meninjau harga sembako di salah satu pasar di Kota Bandung,


 
BANDUNG, FAKTABANDUNGRAYA,--- Kinerja ekonomi Kota Bandung menunjukkan tren pemulihan yang solid pada awal 2026. Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Kota Bandung telah mencapai 5,3 persen, menandai fase akselerasi pasca-pandemi Covid-19.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan optimisme tersebut saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Kota Bandung, Senin (9/2/2026). Ia menilai capaian ini merupakan hasil konsistensi kerja sepanjang 2025, meski tantangan struktural masih membayangi perekonomian daerah.

“Saya mengapresiasi kerja keras seluruh ASN di satu bulan pertama 2026. Prospeknya baik, indikator makro menguat, tetapi tantangan tetap ada di depan kita,” ujar Farhan.

Farhan memaparkan, selain pertumbuhan ekonomi yang melampaui 5 persen, sejumlah indikator makro juga menunjukkan perbaikan. Tingkat kemiskinan tercatat menurun, ketimpangan pendapatan yang tercermin dari gini rasio membaik, serta tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan. Di sisi lain, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Bandung juga menunjukkan potensi peningkatan.

“Dilihat dari angka makro, Kota Bandung berada di jalur cepat pemulihan ekonomi pasca-Covid-19,” katanya.

Namun demikian, Farhan mengingatkan bahwa capaian tersebut belum sepenuhnya mengembalikan kondisi ekonomi ke level sebelum pandemi. Pada periode pra-Covid-19, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung sempat mencapai 7,6 persen, sebelum kemudian terkontraksi hingga minus 3,2 persen saat pandemi melanda.

Dengan posisi pertumbuhan saat ini di angka 5,3 persen, Farhan menilai masih terdapat selisih sekitar 2 hingga 3 persen yang harus dikejar agar ekonomi Bandung kembali masuk kategori pertumbuhan tinggi.

Kondisi Pasar modern di Kota Bandung kembali marak



“Masih ada gap yang harus kita tutup. Target jangka menengahnya, pada 2029 Kota Bandung dapat berkontribusi pada salah satu Asta Cita Presiden Prabowo, yakni pertumbuhan ekonomi nasional 8 persen,” ungkapnya.

Lebih jauh, Farhan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh berdiri sendiri tanpa pemerataan. Ia menilai, tantangan utama ke depan bukan hanya meningkatkan laju pertumbuhan, tetapi memastikan hasil pembangunan dirasakan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Pertumbuhan tinggi tidak ada artinya tanpa kesetaraan. Kesenjangan kesejahteraan masih menjadi pekerjaan rumah besar,” ujarnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bandung akan terus mendorong kebijakan ekonomi yang berorientasi pada pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan daya beli masyarakat. Farhan juga mengajak seluruh ASN menjaga konsistensi kinerja dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar setiap program berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga.

“Tahun 2026 adalah fondasi penting menuju lompatan ekonomi 2029. Kita sudah berada di jalur yang benar, tetapi perjuangan belum selesai,” pungkasnya.(*/red).

×
Berita Terbaru Update