![]() |
| Ketua Fraksi PDIP DPRD Jabar Dr.Hj.Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM memberikan bingkisan dan Buku Nihak kapada peserta Nikah Massal Gratis di Majalengka (foto:ist). |
Kegiatan
yang berlangsung di Desa Ranji Kulon, Kecamatan Kasokandel, Kabupaten
Majalengka, Sabtu (15/8/2026), tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan
Pemerintah Desa Ranji Kulon dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kasokandel.
Program
tersebut menjadi momentum penting bagi puluhan pasangan untuk mendapatkan
legalitas pernikahan secara resmi, sekaligus memastikan hak-hak administrasi
keluarga mereka dapat terpenuhi.
Ineu
Purwadewi mengatakan, peringatan kemerdekaan semestinya tidak berhenti pada
kegiatan seremonial. Kemerdekaan harus diterjemahkan melalui aksi nyata yang
manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Alhamdulillah,
sebanyak 31 pasangan pengantin mengikuti prosesi nikah massal dengan penuh
kebahagiaan. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong
kita semua untuk membantu masyarakat, sekaligus menghadirkan kebahagiaan di
momentum peringatan kemerdekaan Indonesia,” ujar Ineu.
Menurutnya,
kepemilikan dokumen pernikahan memiliki arti penting bagi keberlangsungan
kehidupan keluarga. Buku Nikah menjadi bagian penting dalam pemenuhan
administrasi kependudukan, termasuk pengurusan Kartu Keluarga (KK), akta
kelahiran anak, serta berbagai kebutuhan layanan publik.
Karena
itu, nikah massal tersebut bukan hanya menghadirkan kebahagiaan bagi pasangan
pengantin, tetapi juga menjadi pintu bagi terpenuhinya hak-hak administratif
mereka sebagai warga negara.
Bukan
Sekadar Akad, tetapi Pesta Kebersamaan
Suasana
kegiatan semakin semarak karena panitia tidak membatasi acara hanya pada
prosesi akad nikah. Area sekitar kantor Desa Ranji Kulon disulap menjadi ruang
perayaan rakyat yang diisi dengan berbagai hiburan.
Ratusan
warga turut hadir. Mereka tidak hanya menjadi saksi kebahagiaan 31 pasangan
pengantin, tetapi juga ikut menikmati suasana kebersamaan dan mempererat tali
silaturahmi.
Ineu
menuturkan, konsep tersebut sengaja dihadirkan agar peringatan kemerdekaan
memiliki suasana yang dekat dengan masyarakat.
“Selain
prosesi sakral nikah massal, kegiatan juga sengaja dimeriahkan dengan berbagai
hiburan rakyat. Kami ingin acara ini menjadi ruang silaturahmi, pesta
kebersamaan, dan kegembiraan milik seluruh masyarakat desa,” katanya.
Bagi para
pasangan yang mengikuti nikah massal, momen tersebut menjadi pengalaman yang
tidak terlupakan. Mereka mendapatkan kesempatan mengawali kehidupan rumah
tangga dengan kepastian hukum sekaligus merasakan kemeriahan perayaan
kemerdekaan bersama masyarakat.
Doa untuk
31 Keluarga Baru
![]() |
| Ineu Purwadewi bersama tokoh Majalengka dan peserta Nikah pada acara Nikah Massal Gratis Majalengka |
“Semoga
31 pasangan pengantin senantiasa diberikan keberkahan, keharmonisan, dan
kebahagiaan dalam membangun mahligai keluarga. Mari kita terus isi kemerdekaan
ini dengan menghadirkan kebahagiaan dan manfaat nyata bagi masyarakat luas,”
pungkasnya.
Kegiatan
berlangsung tertib dan mendapat dukungan berbagai unsur pemerintahan serta
masyarakat. Hadir dalam acara tersebut perwakilan Kementerian Agama Kabupaten
Majalengka, Kepala KUA Kecamatan Kasokandel, Kepala Desa Ranji Kulon, unsur
Muspika Kasokandel yang terdiri dari Camat, Danramil, dan Kapolsek, serta tokoh
agama dan tokoh masyarakat setempat.
Di tengah
peringatan kemerdekaan, 31 pasangan tersebut akhirnya membawa pulang lebih dari
sekadar dokumen pernikahan. Mereka membawa harapan baru untuk membangun
keluarga dengan kepastian hukum, sementara masyarakat mendapatkan contoh bahwa
semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kepedulian, gotong royong, dan
manfaat yang benar-benar dirasakan warga. (*/red).

